Selasa, 03 Januari 2012

PANCA SRADDHA

Panca Sraddha muncul ketika zaman Upanisad. Panca artinya lima, sraddha artinya kepercayaan. Jadi Panca Sraddha adalah lima dasar keyakinan/ kepercayaan umat Hindu.

Bagian-bagian dari Panca Sraddha:
A. Percaya akan adanya Sang Hyang Widhi Wasa
     Bahwa umat Hindu mempercayai adanya satu Tuhan atau Monoteisme, tetapi mewujudkan Tuhan sebagai fungsinya dengan banyak nama. Brahma sebagai pencipta, Wisnu sebagai pemelihara, Siwa sebagai pempralina atau pelebur saat dunia harus dihancurkan. Ketiga Dewa tersebut disebut Tri Murti. Di dalam mantram Tri Sandya yang berbunyi Narayana na dvityo asty kascit, dijelaskan Tuhan itu satu orang bijaksanalah yang menyebut dengan banyak nama.

B. Percaya akan adanya Atman
     Atman adalah percikan terkecil dari Brahman atau Tuhan itu sendiri. Atman yang telah masuk badan wadak atau Stula Sarira disebut Jiwatman. dan yang membungkus Atman adalah Budhi (kecerdasan), Ahamkara (ego/ ke akuan), Manah (pikiran).

C. Percaya akan adanya Karmaphala
    Karma adalah perbuatan, Phala adalah hasil, jadi Karmaphala artinya hasil dari perbuatan atau hukum sebab akibat.

Bagian-bagian dari Karmaphala:
1. Sancita Karmaphala
    hasil perbuatan terdahulu yang belum sempat dinikmati dan menentukan benih kehidupan yang sekarang.
2. Prarabda Karmaphala
     karma atau perbuatan yang kita lakukan sekarang yang akan dinikmati sekarang juga.
3. Kriyamana Karmaphala
     karma atau perbuatan yang kita lakukan sekarang tetapi belum sempat dinikmati dan akan dinikmati pada        kehidupan akan datang.
Kalau kita menanam benih jagung pasti buah jagung yang kita dapatkan, begitu juga kalau kita menanam benih kebaikan maka kita juga akan mendapatkan kebaikan.

D. Percaya akan adanya Punarbhava
     Punarbhava adalah kelahiran yang berulang-ulang atau samsara . Kelahiran kembali adalah kekuasan tuhan memberikan kesempatan kepada manusia untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan semasa hidupnya.
menurut kitab Sarasamuccaya, 4

apan ikang dadi wwang, uttama juga ya, nimitta ning mankana,
wnang ya tumulung awaknya sangkeng sansara, maka sadhanang subha karma,
hinganing kottamaning dadi wwang ika.

artinya:
menjelma menjadi manusia, itu adalah sungguh-sungguh utama, sebabnya demikian,
karena ia dapat menolong dirinya dari samsara dengan jalan berbuat baik,
demikianlah keuntungan menjelma menjadi manusia.

E. Percaya adanya Moksa
    Moksa berasal dari kata Muc yang berarti kelepasan, jadi moksa adalah kebebasan atman tidak lagi terikat oleh hal-hal duniawi. Orang juga sering mengatakan aham brahma asmi yang berarti aku adalah brahman.

4 komentar:

  1. om swastyastu,,
    blognya bagus,,artikelnya jg bagus dan menarik

    BalasHapus
  2. asikkkk...
    bagus,,baguss,,,
    tingkatkan untuk artikel selanjutnya

    BalasHapus
  3. OSA..,
    informatif sekli.., pertanyaan q adalah,bagaimana kita dapat memperoleh moksa pada jaman sekarang ini? lalu apakah anda percaya MOksa?

    BalasHapus
  4. bagus bagus bagus,moksa yaaitu tiak terikatnya kita terhadap kehidupan duniawi ini,jadi bisa dicapai di dunia ini dengan tidak terlalu terikat dengan materi duniawi,atau kebahagiaan duniawi,misal ketika bahagia tidak terlalu berlebihan,ketika menderita tidak terlalu stress,itu juga moksa

    BalasHapus